PELET AMPUH

28 October 2014 | dibaca 14 kali

Di usianya yang tergolong masih muda sulit dipercaya memang bahwa beliau memiliki kelebihan yang orang lain tidak memilikinya. Saat Jeng Riyani berusia enam tahun tampak adanya keganjilan dalam penglihatan Jeng Riyani yang sering melihat penampakan dan merasakan adanya hal – hal gaib yang ada disekitarnya dan akhirnya membuat Jeng Riyani sakit – sakitan karena tidak mampu menahan Aura kelebihan yang dimilikinya. Dari sinilah kemudian orang tua Jeng Riyani mengetahui bahwa putrinya tersebut mewarisi bakat Almarhum Sang Kakek, yang terkenal Sakti Mandraguna di kalangannya pada jaman itu. Oleh karena itu akhirnya kedua orang tuanya sepakat untuk mengasah bakat Jeng Riyani selain agar mampu menerima kekuatan yang dimiliki agar beliau tidak sakit – sakitan juga agar ilmu yang dimilikinya tersebut dapat digunakan untuk menolong orang lain dan bermanfaat bagi kaum sesamanya. Saat itu Beliau masih berusia delapan tahun namun sudah Mahir melakukan tirakat bahkan dalam kurun waktu satu tahun saja Jeng Riyani telah mampu menguasai beberapa Ajian yang di tekuninya dari Suku Dayak,dimana jelas sudah kemahsyuran dari Suku Dayak tersebut akan kekuatan gaib. Selanjutnya beliau masih harus menjalani tirakat selama beberapa tahun dipedalaman Sulawesi dengan Guru Spritualnya. Alhasil. Apa yang dilakukan Jeng Riyani tidaklah sia – sia selain kini sudah tidak pernah sakit – sakitan lagi bahkan Beliau juga terkenal telah banyak membantu sesamanya untuk menyelesaikan setiap masalah dengan solusi yang terbaik tanpa merugikan orang lain dan tidak melanggar norma – norma yang berlaku di masyarakat. Tidak hanya berhenti sampai disitu Jeng Riyani mengembangkan Ilmu yang dimilikinya dan menyalurkannya melalui beberapa Media Spiritual yang kami beri nama sebagai “ Karya Magis “, dinamakan demikian karena Karya Magis tersebut selain telah ditirakati sebelumnya oleh Jeng Riyani melalui Lelakon Spiritual juga memiliki kekuatan gaib yang dapat digunakan sesuai dengan manfaatnya dan tidak menyalahi kaidah – kaidah yang ada serta ada “ Mahar “ atau biasa disebut orang Jawa dengan “ Mas Kawin “ sebagai pengikat yang harus dibayarkan guna memiliki “ Karya Magis “tersebut.

Pengirim : jeng riyani, surabaya, 085850086934 | Lihat Website
Kategori : Free Service | Tags : jeng riyani